"Kami tidak perlu meminta maaf karena tak ada niatan untuk menyinggung Cok Nindia," kata fungsionaris DPD Partai Golkar Bali, Dewa Rai BUdiasa, di Gianyar, Selasa.
Sebelumnya, Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati di depan tokoh masyarakat dan sejumlah pengurus partai politik menyatakan bahwa dirinya tidak akan mencalonkan diri lagi dalam pilkada yang digelar pada November 2012.
Namun dalam Rakerda Partai Golkar, Ketua DPD Partai Golkar Bali I Ketut Sudikerta di Denpasar, Minggu (26/2) lalu mendorong Cok Ace untuk tetap maju sebagai Bupati Gianyar periode 2012-2017 itu.
"Kalau nantinya survei membuktikan Cok Ace masih layak untuk menjadi calon bupati,
Partai Golkar pasti akan melakukan pendekatan kembali. Masalah mau atau tidak, itu nanti urusan Cok Ace sendiri," kata Rai Budiasa menegaskan.
Mendengar pernyataan Ketut Sudikerta, Cok Nindia berancang-ancang akan mencalonkan diri melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). "Pada prinsipnya kami akan terbuka kepada siapa saja yang hendak mencalonkan diri dari partai kami," kata Ketua DPC PDIP Gianyar I Made Agus Mahayastra.
Sementara itu, Cok Ace dan Cok Nindia masuk bursa calon bupati dan wakil bupati dalam survei Partai Demokrat Kabupaten Gianyar.(IPA/M038)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.