"Jika tidak mempromosikan produk melalui media online, maka akan tergeser atau tertinggal oleh produk-produk baru yang kian semarak berpromosi melalui jasa berjaringan tersebut," kata pakar yang biasa mencantumkan identitas HK itu di Tuban, kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Sabtu.
Pada acara "Awarding Bali Service Excellence Award 2012" itu, ia mengatakan, kalau melihat dari perusahaan-perusahaan di negara maju dalam mempromosikan produknya tidak lagi memilih media konvensional.
"Mereka berpikir sudah lebih maju untuk masa depan pengembangan usahanya, karena dengan memasarkan produk melalui media online, siapa pun setiap saat bisa mengaksesnya dengan mudah," ujarnya.
Fenomena di Indonesia, kata dia, hingga saat ini promosi produk masih banyak menggunakan media konvensional.
Namun untuk lima tahun ke depan seiring kemajuan teknologi informasi dan gencarnya provider menawarkan paket internet murah, maka promosi lewat media konvensional lambat laun tidak laku.
"Para pengusaha harus tanggap menyikapi kemajuan IT. Setiap produk semestinya dipromosikan lewat media online. Biayanya juga lebih murah," ucapnya seraya mengingatkan faktor kualitas produk tetap harus ditingkatkan ditingkatkan.(T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.