Denpasar (Antara Bali) - Udang dan produk perikanan yang diekspor dari Bali ke Jepang menjadi primadona bagi masyarakat negeri matahari terbit terbukti menyumbang 60,46 persen dari total ekspor Januari-November 2011 yang bernilai 93,87 juta dolar.

Sedangkan 39,54 persen sisanya menuju sembilan negara lainnya meliputi Amerika Serikat 10,20 persen, Hongkong 8,24 persen dan Australia 1,28 persen, kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali, I Ketut Teneng, di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan, hasil tangkapan nelayan maupun perusahaan yang mengoperasikan kapal besar di perairan bebas berupa ikan tuna juga diperdagangkan ke Singapura , Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, dan Italia.

Mata dagangan hasil perikanan dan kelautan yang menembus pasaran luar negeri itu terdiri atas ikan  tuna segar, tuna beku, ikan hias, ikan kakap, ikan kepiting, kerapu, nener, dan rumput laut.

Ketut Teneng menambahkan, ekspor ikan dan udang selama bulan Oktober 2011 mencapai 10,26 juta dolar, sedang bulan yang sama tahun sebelumnya 13,30 juta dolar.(IGT)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026