"Hanya pelayanan kesehatannya yang bertaraf internasional, tapi peruntukannya tetap bagi masyarakat, terutama yang mendapat rujukan dari puskesmas dan rumah sakit kabupaten," kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Denpasar, Rabu.
Ia mengatakan, upaya itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, yang selama ini pasien rujukan dari puskesmas dan rumah sakit kabupaten/kota di daerah ini diarahkan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar.
"Kondisi RSUP Sanglah selama ini cukup ramai, karena merupakan rumah sakit regional melayani rujukan dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Gubernur Pastika.
Oleh sebab itu Pemprov Bali akan membangun sebuah rumah sakit internasional, karena dari segi lahan di tempat yang strategis maupun dana untuk pembangunannya sudah tersedia.(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.