Made Prihenjagat di Gilimanuk, Jumat, mengatakan, keamanan Bali tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian, melainkan juga semua pihak, termasuk tukang ojek.
"Jangan karena diberi ongkos besar, lantas saudara-saudara meloloskan pendatang tanpa identitas," katanya kepada tukang ojek yang biasa mengangkut penumpang yang baru turun dari feri Ketepang-Gilimanuk.
Menurut dia, meloloskan pendatang tanpa identitas bisa membuat kondisi keamanan Bali dalam keadaan terancam dan dapat merusak citra Indonesia di mata dunia internasional.
Ia juga menyarankan kepada tukang ojek agar memakai seragam sehingga lebih tertib sekaligus untuk membedakan antara tukang ojek resmi di Gilimanuk dengan tukang ojek yang lain.*
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.