"Salah satu cara mempromosikan kegiatan akbar tersebut adalah dengan menggelar lomba karya tulis pertanian," kata Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra, Jumat.
Dia menjelaskan bahwa perlombaan yang dibuka Kamis (10/9) lalu itu diikuti para siswa SMA/SMK dari seluruh wilayah di ibu kota Provinsi Bali tersebut.
Menurut Ambara, selain berpromosi kepada para siswa tentang kegiatan PF2N, pihaknya juga bermaksud untuk lebih memperkenalkan sektor pertanian kepada anak-anak sekolah sehingga lebih cinta pada sektor pertanian.
Dia mengatakan, peserta lomba karya tulis adalah sebanyak 10 kelompok, yang setiap kelompoknya beranggotakan tiga orang.
"Sebenarya peserta yang ikut dalam lomba kaya tulis ini mencapai 19 kelompok. Namun setelah dilakukan seleksi awal oleh tim juri akhirnya terpilih 10 kelompok," ujarnya.
Ambara menambahkan bahwa pelaksanaan lomba karya tulis tetang pertanian selain berkaitan dengan PF2N juga untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi penerus terutama bidang pertanian.
"Lomba karya tulis juga mengairahkan para pelajar untuk meningkatkan karya tulisnya. Melalui karya tulis ini dapat mengimpun masukan-masukan dari pelajar terhadap permasalahan pengembangan hortikultura yang dihadapi masyarakat," katanya.
Pada lomba tersebut para peserta mempresentasikan karya tulisnya di depan para juri dengan waktu presentasi 10 menit. Menurut Ambara, para juri berasal dari para akademisi seperti dari Fakultas Pertanian Universitas Udayana.
Made Sudarta, salah seorang juri, mengatakan, Pemkot Denpasar telah melaksanakan berbagai program inovasi yang melibatkan semua komponen masyarakat, salah satunya, seperti lomba karya tulis.(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.