Informasi dari Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana di Negara menyebutkan, kernet truk nopol DK-9583-GK meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUP Sanglah, Denpasar, akibat luka yang dideritanya cukup parah.
Peristiwa yang terjadi dini hari tersebut bermula saat truk DK-9583-GK yang dikemudikan Sahamo (42) melaju dari arah Pelabuhan Gilimanuk menuju Denpasar.
Saat memasuki tempat kejadian perkara, tiba-tiba dari arah berlawanan muncullah bus dengan lampu sorot yang menyilaukan mata Sahamo. Hal itu mengakibatkan sopir asal Bondowoso, Jawa Timur, itu tak tahu kondisi jalan.
Laju truk yang dikemudikan Sahamo pun tak terkendali sehingga menabrak nopol N-8617-UR yang sedang parkir dan ditinggalkan oleh sopirnya, Sarbini (42), warga Sidoarjo, Jatim, di pinggir Jalan Raya Gilimanuk.
Benturan keras pun tak terhindarkan sehingga Yustiono yang duduk di samping kiri Sahamo mengalami luka yang cukup parah.
Kepala Satuan Lantas Polres Jembrana, AKP Dewa Gede Putra, mengungkapkan, korban menderita luka robek pada samping kemaluan dan patah pada betis kiri.(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.