"Yang bersangkutan diduga flu burung karena diketahui punya riwayat dekat dengan ayam neneknya yang mati mendadak," kata Camat Bangli, Dewa Agung Riana Putra, Rabu.
Menurut dia, terduga flu burung berinisial IPW (6) itu oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli dirujuk ke RSUP Sanglah.
Dewa Agung mengungkapkan bahwa sekitar dua minggu lalu ayam neneknya mati. Kemudian dibuang sungai. Saat itu IPW turut membuang ayam tersebut.
"Karena tidak ingin ambil risiko, pihak keluiarga kemudian membawanya ke RSUD Bangli yang kemudian langsung dirujuk ke RSUP Sanglah," katanya.
Ia berharap tidak tidak terjadi apa-apa terhadap yang bersangkutan. Namun hasil tes terhadap terduga ternyata negatif.(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.