Denpasar (Antara Bali) - Bank Indonesia (BI) Denpasar mencatat, menguatnya kurs rupiah terhadap dolar, merupakan salah satu penyebab realisasi perdagangan ekspor Bali sedikit agak lesu untuk periode triwulan II-2011.

"Realisasi ekspor nonmigas Bali triwulan II-2011 tercatat bernilai 160,38 juta dolar AS berkurang 15,62 persen dari periode sama 2010," kata Pimpinan Bank Indonesia Denpasar, Jeffrey Kairupan, dalam laporannya Selasa.

Dalam laporan kajian ekonomi regional Provinsi Bali triwulan II-2011 menyebutkan bahwa, nilai ekspor sebesar itu atas pengapalan berbagai jenis barang nonmigas seberat 36,19 ribu ton berkurang 69,26 persen (y-o-y).

Ia mengatakan, ada lima jenis produk yang merupakan komoditas ekspor unggulan dari Provinsi Bali yakni ikan, perhiasan, pakaian jadi, patung kayu dan perabotan rumah tangga menguasai 67.08 persen dari harga keseluruhan.*


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026