"Berkurangnya masyarakat Negeri Sakura menikmati keunikan seni budaya serta panorama alam Pulau Dewata erat kaitan dengan kondisi ekonomi negara tersebut pascatsunami yang melanda negara itu beberapa bulan lalu," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Suarsa di Denpasar, Minggu.
Ia mengatakan, meskipun masyarakat Jepang ke Bali menurun, namun negara itu mampu menempati urutan kedua setelah Australia dari sepuluh negara terbanyak memasok pelancong ke Pulau Dewata.
Sedangkan selama 2010 masyarakat Jepang berliburan ke Bali sebanyak 245.040 orang, juga menurun 26,61 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 333.905 orang.
Masyarakat Jepang berpelesiran ke Bali hampir seluruhnya lewat Bandara Ngurah Rai, dengan menumpang pesawat udara yang terbang bangsung dari negaranya, dan hanya tercatat 368 orang yang datang lewat pelabuhan laut, dengan menumpang kapal pesiar.*
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.