Denpasar,  9/10 (ANTARA) -  Wisatawan asal Jepang berlibur ke Bali berkurang sebesar 27,23 persen dari 168.806 orang selama delapan bulan periode Januari-Agustus 2010 menjadi hanya  122.838 orang pada periode yang sama tahun 2011.

"Berkurangnya masyarakat Negeri Sakura menikmati keunikan seni budaya serta panorama alam Pulau Dewata erat kaitan dengan kondisi ekonomi negara tersebut pascatsunami yang melanda negara itu beberapa bulan lalu," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Suarsa di Denpasar, Minggu.

Ia mengatakan, meskipun masyarakat Jepang ke Bali menurun, namun negara itu mampu menempati urutan kedua setelah Australia  dari sepuluh negara terbanyak memasok pelancong ke Pulau Dewata.

Sedangkan selama 2010 masyarakat Jepang berliburan ke Bali sebanyak 245.040 orang, juga menurun 26,61 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 333.905 orang.

Masyarakat Jepang  berpelesiran ke Bali  hampir seluruhnya lewat Bandara Ngurah Rai, dengan menumpang pesawat udara yang terbang bangsung dari negaranya, dan hanya tercatat 368 orang yang datang lewat pelabuhan laut, dengan menumpang kapal pesiar.*


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026