Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia yang berbasis di Meksiko, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 7,23 persen.
Diikuti oleh saham Standard Life Aberdeen, sebuah perusahaan investasi, yang jatuh 3,37 persen, serta perusahaan asuransi multinasional Inggris Aviva turun 3,12 persen.
Sementara itu, Easyjet, sebuah maskapai penerbangan Inggris berbiaya rendah, melonjak 8,38 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan perjalanan dan pariwisata terbesar di dunia TUI Group serta dan maskapai penerbangan International Consolidated Airlines Group, yang masing-masing menguat sebesar 8,27 persen dan 5,90 persen.
Pewarta: Apep SuhendarEditor : I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.