Denpasar (Antara Bali) - Perekonomian dunia yang belum menggembirakan, termasuk di kawasan Eropa, menjadi salah satu penyebab merosotnya ekspor nonmigas Bali ke kawasan itu hingga 13,24 persen.

Realisasi perolehan devisa nonmigas Bali ke Eropa Januari-Juni 2011 hanya 86,5 juta dolar AS dari sebelumnya mencapai 99,7 juta dolar, kata Kasi Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Putu Bagiada, di Denpasar, Jumat.

Ada sekitar 26 negara di kawasan Eropa yang tercatat membeli aneka barang kerajinan, hasil perikanan, kopi dan vanili, serta hasil Industri kecil. Impor mereka hingga pertengaha 2011 rata-rata turun.

Bagiada mengatakan, konsumen asal Perancis yang biasanya paling gencar membeli aneka barang nonmigas Bali kini hanya mengimpor bernilai 18,9 juta dolar selama Januari-Juni 2011. Padahal pada periode yang sama tahun 2010, mereka bisa mengimpor sampai 26,4 juta dolar.

Ini artinya perolehan devisa dari Perancis berkurang hingga 28,5 persen, begitu pula impor barang seni antik dari Italia yang juga  berkurang dan hanya bernilai 13,7 juta dolar dari sebelumnya mencapai 18,3 juta dolar.(**)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026