"Perolehan devisa sebanyak itu naik 6,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2010 yang hanya 47,3 juta dolar AS," kata Kepala Seksi Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Putu Bagiada di Denpasar, Selasa.
Walau perekonomian negeri Adidaya itu diperkirakan tumbuh hanya 2,9 persen tahun 2010 dan pemulihan ekonomi lamban, konsumen AS masih merupakan pembeli terbesar aneka barang kerajinan masyarakat Bali.
Importir asal negeri adidaya tersebut umumnya membeli produk pakaian jadi bukan rajutan, kerajinan berbahan baku kayu, aneka kerajinan dari kain perca, dan produk daging, serta ikan olahan produksi Bali.
Realisasi ekspor nonmigas Bali selama Juni 2011 bernilai 52,3 juta dolar misalnya, 12,6 juta dolar di antaranya hasil perdagangan ke AS, dan ini angka tertinggi di antara negara pembeli aneka kerajinan Bali.*
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.