"Dewan kurator ini yang bertugas menyeleksi semua agenda PKB agar menjadi lebih berkualitas," kata Ketut Suastika, di Denpasar, Jumat.
Ia mengatakan hal tersebut dalam rapat perdana persiapan PKB ke-34 yang dihadiri oleh para budayawan, tokoh-tokoh seni dan akademisi bertempat di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.
"Kami merencanakan dewan kurator terdiri dari tujuh orang. Satu sebagai ketua dan enam orang lainnya merupakan para ahli di bidang pawai, pergelaran, parade, sarasehan, pameran dan dokumentasi seni," katanya.
Mereka, kata dia, akan diajak dari awal untuk menyusun rancang bangun PKB dan menentukan materi PKB dari sisi pertunjukan maupun pameran.
"Termasuk menentukan penempatan pagelaran disesuaikan dengan panggung yang tersedia di Taman Budaya. Idealnya, atraksi yang dipentaskan dengan panggung yang digunakan haruslah relevan," ujar Suastika.
Ia menambahkan, masih adanya kekurangan-kekurangan dalam penyelenggaraan PKB tahun ini, salah satunya disebabkan karena tidak adanya kurator.
"Belajar dari pengalaman PKB yang terakhir dan berdasarkan hasil rapat evaluasi pelaksanaan PKB, makanya kami memandang penting dibentuk dewan kurator," ucapnya.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.