Denpasar (Antara Bali) - Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali Drs I Gede Putu Jaya Suartama mengatakan, malam hari merupakan waktu yang paling rawan untuk menjaring penduduk pendatang yang masuk ke Pulau Dewata saat arus balik Lebaran.

"Hal ini mengingat keterbatasan petugas yang disiagakan pemerintah kabupaten pada daerah-daerah pintu masuk Bali," kata I Gede Putu Jaya Suartama, di Denpasar, Sabtu.

Selain itu, kata dia, umumnya biaya yang disediakan kabupaten juga minim, sehingga menyebabkan mereka tidak dapat berbuat banyak.

"Di Pelabuhan Gilimanuk yang menghubungkan Bali dengan Jawa dan Pelabuhan Padangbai yang menghubungkan Bali dengan Lombok, kami menyiagakan 10 orang petugas Satpol PP provinsi. Mereka juga dibantu petugas gabungan dari unsur Satpol PP kabupaten/kota dan unsur TNI/Polri," ujarnya.

Walaupun demikian, Jaya menambahkan, jumlah petugas gabungan tersebut terkadang pada malam hari menjadi kurang memadai di tengah membludaknya jumlah pemudik yang balik ke Bali.(**)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026