Singaraja (Antara Bali) - Lomba gerak jalan 45 kilometer yang dilepas Bupati Buleleng Putu Bagiada di Buleleng, Sabtu (14/8) malam, menyambut HUT RI ke-66.

Dari pantauan ANTARA, kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun ternyata masih mendapat perhatian masyarakat, terbukti kendati pelaksanaannya dilaksanakan pada malam hari, namun masyarakat masih tetap membludak untuk menyaksikan dan memberikan semangat kepada peserta di sepanjang dirute yang dilalui.

Bupati Buleleng dalam sambutannya mengatakan peristiwa sejarah kemerdekaan yang diproklamasikan 66 tahun yang lalu patut diperingati bersama dengan lebih menekankan kepada kegiatan-kegiatan yang memberi makna dan ungkapan mensyukuri nikmat yang telah diberikan yaitu nikmat kemerdekaan.

Kemerdekaan suatu bangsa tidak turun begitu saja dari langit tetapi karena perjuangan yang penuh pengorbanan, doa dan airmata.

Oleh karena itu, menurut Bupati, semangat nasionalisme dan patriotisme hendaknya menjadi pedoman peserta dalam mengikuti kegiatan gerak jalan 45 km.

Gerak jalan tersebut tetap menjadi primadona masyarakat bumi utara terlebih bagi wilayah yang dilewati peserta. Seperti yang terlihat sepanjang jalan dari desa Musi hingga ke kota Singaraja tampak masyarakat terlihat antusias menunggu sembari memberikan dukungan kepada peserta, ujar orang nomor satu di Buleleng ini.

Made Sudarsana, ketua panitia kegiatan itu mengatakan, untuk tahun ini Gerak Jalan 45 Km melibatkan puluhan regu putra , memperebutkan hadiah total Rp54 juta yang sepenuhnya adalah dukungan pemerintah buleleng.

Adapun jalur yang dilalui menurut Sudarsana  menggunakan tiga etape yakni etape pertama di Banjar Brombong, Gerokgak, etape dua di Pura Labuan Aji, selanjutnya menuju Kota Singaraja dengan jarak tempuh 45 kilometer hingga finis di depan Kantor KONI jl.Udayana.

"Adapun waktu tempuh masing-masing peserta diperkirakan selama 7 (tujuh) jam 30 menit dan tiba di garis finish pagi hari pukul 04.30 Wita," jelasnya.(**)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026