Koresponden Antara di Kuta melaporkan kedatangan api obor di Kuta, Senin, Pukul 15.50 WITA, dibawa langsung Menko PMK Puan Maharani itu disambut dengan lantunan musik khas Bali jenis Bleganjur dan ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Badung juga ikut menyambut kedatangan api obor dengan tanda mengibaskan mendera merah putih sepanjang Jalan Raya Kuta, sehingga suasana kirab api abadi semakin riuh menghiasi suasana tersebut.
Api abadi selanjutnya diserahkan kepada artis Hamish Daud selaku Torch Bearer Asian Games 2018, yang akhirnya membawa api obor tersebut untuk surfing sebagai penanda bahwa Bali dikenal wisatawan untuk olahraga surfing.
Selanjutnya api obor kembali diserahkan Hamish Daud kepada Menko PMK Puan Maharani yang selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Bali dengan diiringi tarian Kecak khas Pulau Dewata. Dalam acara itu, turut dimeriahkan tari sekar jepun merupakan maskot Kabupaten Badung.
Wisatawan yang melancong ke Kawasan Kuta juga tampak kagum dan antusuas menyaksikan kirab tersebut. "Baru pertama kali ini saya datang ke Bali dapat melihat secara langsung acara api obor Asian Games," kata William Hans, Wisatawan asal Australia itu.
Demikian, Putu Andani seorang pedagang dipesisir pantai di Kuta mengaku baru kali ini melihat api abadi Asian Games dan berkat acara ini dagangannya cukup laris. "Ya, senang saja lihatnya. makin ramai orang ke kuta. mudah-mudahan Asian Games tahun ini Indonesia bisa raih juara," kata singkat.
Koresponden Antara melaporkan pula bahwa puluhan aparat kepolisian dibantu pecalang (petugas keamanan adat) tampak sibuk mengatur arus lalu lintas di sepanjang jalan setempat agar kirab api abadi dapat berlangsung dengan tertib.Hingga Pukul 16.25 Wita, pembukaan api obor Asian Games di Kuta masih berlangsung dengan pembacaan sambutan Gubernur Bali, Mangku Pastika. (ed)
Video oleh Pande Yudha
Pewarta: I Made Surya Wirantara PutraEditor : I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.