Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengalihkan program pelatnas mandiri yang sebelumnya diperuntukkan bagi atlet lapis kedua untuk menjaga kesinambungan persiapan tim nasional menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Manajer Tim Nasional Atletik Indonesia Mustara Musa mengatakan sebelumnya pembinaan atlet nasional berjalan melalui program pelatnas yang mendapat dukungan pemerintah serta pelatnas mandiri yang dibiayai PB PASI.
“Jadi kami kan dua lapis nih, satu pelatnas Asian Games 2026, satu lagi pelatnas mandiri. Nah, pelatnas mandiri ini adalah atlet lapis dua lah,” kata Mustara saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.
Menurut Mustara, seiring adanya penyesuaian program pelatnas, atlet yang sebelumnya tergabung dalam pelatnas mandiri lapis kedua kemudian dikembalikan ke daerah masing-masing.
Dengan skema tersebut, persiapan tim atletik menuju Asian Games tetap berjalan melalui dukungan program pelatnas pemerintah yang dilengkapi dengan pembiayaan mandiri PB PASI sesuai kebutuhan tim.
Sebanyak 13 atlet dalam Pelatnas Program Mandiri adalah Maria Natalia Londa, Diva Renatta Jayadi, Emilia Nova, Dina Aulia, Violine Intan Puspita, Odekta Elvina Naibaho, Robi Syianturi, Lalu Muhammad Zohri, Abdul Hafiz, Hendro, Pandu Sukarya, Wahyudi Putra, dan Silfanus Ndiken.
Mayoritas atlet menjalani pemusatan latihan di Pangalengan, Jawa Barat, sedangkan Maria Natalia Londa menjalani program latihan di Bali.
Pewarta: Muhammad RamdanEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.