Denpasar (Antaranews Bali) - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar menegaskan bahwa Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama pada 23-26 April, baik UN Berbasis Komputer (UNBK) maupun UN Kertas dan Pensil (UNKP), telah berjalan lancar.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Bali, Drs. I Wayan Gunawan, di Denpasar, Jumat, mengatakan kesimpulan itu berdasarkan hasil pemantauan terakhir untuk UNKP di SMP PGRI 7 Denpasar dan UNBK SMPN 6 Denpasar di SMAN 5 Denpasar pada Kamis (26/4) lalu.

"Sekolah sudah melaksanakan UN sesuai dengan prosedur operasional standar (POS) UN. Mulai dari siswa yang tertib mengikuti UN, bekerja mandiri, dan pengawas juga melaksanakan tugas pengawasan dengan baik, termasuk ruangan ujian tidak ada yang ditutupi dengan korden," ujarnya.

Didampingi Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama MAg, ia menjelaskan di SMP PGRI 7 Denpasar, UNKP diikuti sebanyak 101 siswa kelas IX. Sekolah ini masuk Sub Rayon VI dengan induk di SMPN 6 Denpasar. Sejak hari pertama hingga terakhir kehadiran peserta UN hadir 100 persen.

Kepala SMP PGRI 7 Denpasar, Drs. Ketut Riasa MSi menjelaskan, 101 peserta UN tersebar pada enam ruangan ujian. Mereka mendapat pengawasan ketat sesuai prosedur operasional standar (POS) UN oleh guru pengawas dari SMP Ganesha Denpasar.

Siswa ditekankan tidak melakukan praktik kecurangan dengan menyontek saat UNKP. Apalagi nilai UNKP tidak menentukan kelulusan, namun tetap memotivasi siswanya untuk mendapatkan nilai tertinggi.

Sementara itu, UNBK SMPN 6 Denpasar yang diselenggarakan di SMAN 5 Denpasar, juga berjalan lancar dan tertib. Kepala SMPN 6 Denpasar, I Gusti Ayu Putu Tirtawati SPd melaporkan, jumlah peserta UNBK sebanyak 317 siswa terbagi dalam tiga ruangan dan tiga sesi. Ia menyampaikan, pelaksanaan UNBK berjalan tertib dan lancar.

Walau pada hari pertama dan kedua sempat terjadi kelambatan server, namun tidak sampai mengganggu pelaksanaan UNBK. Pelaksanaan UNBK SMPN 6 Denpasar di SMAN 5 Denpasar ini juga dipantau Ombudsman.

"Astungkara, pelaksanaan UNBK berjalan lancar, dan anak-anak terlihat gembira, tidak ada tekankan psikologis," ucapnya.

Tirtawati mengatakan SMPN 6 Denpasar tahun depan menyelenggarakan UNBK mandiri. Pihaknya masih menghadapi kekurangan sarana penunjang PBM seperti LCD.

Tirtawati bersama dewan guru berkomitmen mewujudkan visi dan misi SMPN 6 Denpasar, yakni terwujudkan mutu berwawasan budaya, peduli lingkungan dan mampu bersaing di masa depan.

Implementasinya ditunjukkan Spensix dengan raihan berbagai prestasi akademis maupun non akademis. Bahkan, hal ini mampu diwujudkan ketika sekolah negeri harus berkutat dengan anggaran yang minim. (ed)

Pewarta: I Komang Suparta
Editor : Edy M Yakub

COPYRIGHT © ANTARA 2026