Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk bidang ekonomi, energi dan pertanian Robert D Hormats usai diskusi "Peranan Indonesia Dalam Perekonomian Global" di Gedung GDLN Universitas Udayana Jalan PB Sudirman, Denpasar, Jumat.
"Kedatangan Menteri Clinton ke sini merupakan bukti bahwa Negara kami sangat menganggap penting hubungan Negara kami dengan Indonesia," ungkapnya.
Robert mengatakan, Indonesia merupakan satu-satunya negara Asia Tenggara yang berada di G-20 dan menjadi mitra kuat bagi Amerika Serikat.
"Saat ini Indonesia merupakan satu-satunya negara Asia Tenggara yang berada dalam G-20 dan negara ini merupakan mitra yang kuat bagi kami. Indonesia adalah sebuah Negara yang demokrasinya sedang mekar dan sedang melakukan proses reformasi berskala besar. Kami sangat kagum terhadap pelaksanaan reformasi tersebut," katanya.
Menurutnya, Indonesia memiliki sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk melanjutkan proses reformasi yang nantinya mampu memperkuat kembali perekonomiannya.
"Kami menilai ada sejumlah hal yang bisa dilakukan Indonesia untuk melanjutkan proses reformasi tersebut guna lebih memperkuat lagi ekonominya pada satu atau dua dekade mendatang," ujar mantan Duta Besar Perwakilan Perdagangan AS dari tahun 1979 hingga 1981 ini.
Lanjut Robert, "Dan kami menyambut baik kemitraan ini. Kami menyambut Indonesia yang lebih kuat, Indonesia yang lebih makmur".
Pemerintah Amerika Serikat berharap, kata Robert, ke depan negaranya dapat ikut berperan untuk membantu Indonesia dalam pencapaian kemajuan perekonomian dan bidang lainnya.
"Dan kami berharap bahwa kami bisa turut berperan serta dalam membantu Indonesia mencapai kemajuan itu," ucapnya.(*)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.