Wawan Sujarwo, staf peneliti di Kebun Raya "Eka Karya" Bali-LIPI kepada media, Sabtu, mengatakan, seluruh bibit pohon tersebut disiapkan oleh UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Kabupaten Tabanan.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut akan digelar bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia pada Minggu (5/6) di Pantai Lebih, Kabupaten Gianyar.
Penanaman pohon tersebut akan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Bali Anak Agung Puspayoga, Bupati Gianyar Tjokorda Artha Ardana Sukawati, Kepala BLH Provinsi Bali Anak Agung Alit Sastrawan serta Muspida Kabupaten Gianyar.
Pihak UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya "Eka Karya" Bedugul telah menyiapkan sebanyak delapan jenis tanaman yang jumlah keseluruhannya mencapai 4.500 tanaman.
Kedelapan jenis tanaman tersebut adalah buni, salam, rijasa, majegau, kayu manis, dapep, mundeh dan cemara panda. Semua jenis pohon tersebut dikembangkan dan dibudidayakan di kebun raya tersebut.
"Ini merupakan salah satu bentuk penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh pihaknya. Hasilnya akan kami kembangkan ke masyarakat. Kita berikan ke masyarakat baik secara pribadi maupun secara umum," katanya.
Wawan mengatakan, kegiatan penanaman pohon tersebut selain untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, juga merupakan komitmen dari pihak UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya "Eka Karya" Bedugul untuk mendukung program pemprov, yaitu "Bali bersih dan hijau" untuk mencapai "Bali sebagai provinsi hijau".
Untuk itu, kata dia, penanaman ribuan pohon tersebut dilakukan di lahan yang non produktif dan gersang sehingga bisa tertutupi hutan.
"Kami bermaksud untuk mengembalikan fungsi ekosistem hutan di Provinsi Bali dalam upaya pelestarian lingkungan, sebagaimana halnya telah dicanangkan oleh Gubernur Bali pada 2010 dalam program 'Bali Green Province'," kata Wawan.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.