Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun 5,80 dolar AS atau 0,45 persen, menjadi ditutup pada 1.275,80 dolar AS per ounce.
Logam mulia telah meningkat hampir satu persen selama sesi sebelumnya, terutama didorong oleh lonjakan harga minyak mentah dan melemahnya dolar AS.
Pada Selasa (7/11), dolar AS berbalik menguat atau "rebound" dengan indeksnya, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,23 persen menjadi 94,96 pada pukul 18.08 GMT.
Indeks dolar AS dan emas biasanya bergerak terbalik, karena dolar AS yang menguat membuat emas kurang menarik bagi investor asing yang menggunakan mata uang lainnya.
Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 30,76 poin atau 0,13 persen menjadi 23.517,66 poin pada pukul 18.18 GMT. Jatuhnya ekuitas telah membatasi penurunan lebih lanjut pada emas berjangka. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Antara NewsEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.