"Saat tahu ada suara minta tolong, saya langsung ikut meminta tolong kepada siapa saja yang ada di situ untuk membawa korban ke rumah sakit," ujar Ny Made, salah satu saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 Wita di rumah korban di Jalan Letda Suji, Denpasar Timur.
Wanita dua anak yang juga berprofesi sebagai guru di TK Cipta Darma itu awalnya tengah bersantai di toko sembako Adi Kurnia Jaya miliknya.
Namun peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba itu tak banyak orang yang tahu persisnya, hanya saja ketika korban sedang mengambil susu di dalam lemari es, saat itulah pelaku langsung menebas wajah korban dengan menggunakan parang, lalu kabur menuju arah timur.
"Tidak terlalu jelas, tapi sepertinya kulitnya agak putih dan badannya kurus kecil," ujar Made.
Meski tidak jelas wajah pelaku, namun warga sekitar mengaku hanya mengingat plat nomor kendaraan yang digunakan oleh pelaku, yakni DK 8004, namun huruf diakhir plat nomor tidak diketahui dengan jelas.
Dari aksi penebasan tersebut, tidak ditemukan barang-barang milik korban yang hilang, sehingga warga menduga jika peristiwa tersebut dilatarbelakangi motif pribadi.
Akibat sabetan tersebut, korban mengalami luka robek pada pipi kiri, telinga, hidung, dahi dan siku tangan kiri.
Sementara Kapolsek Denpasar Timur AKP I Gusti Nyoman Wintara yang dikonfirmasi saat ini belum dapat memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.