"Kasusnya saat ini ditangani oleh anggota. Bahkan pelaku yang terlapor sedang mengupayakan jalan damai," ujar Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Ketut Soma Adnyana di Mangupura, Jumat.
Peristiwa pengeroyokan tersebut menimpa Made Darmayasa (18) pada Rabu (4/5) sekitar pukul 18.00 Wita. Saat itu korban yang sedang melakukan olahraga fitnes tiba-tiba diajak oleh salah seorang kawannya bernama Ade agar segera menyelesaikan masalah di Banjar Umah Anyar, Sading.
Ketika itu Darmayasa mendatangi orang yang tengah memiliki masalah bersama temannya, Ade. Namun nahas, saat Darmasaya dan Ade hendak pulang ke rumah, tiba-tiba dari belakang kepala Ade dilempar oleh seseorang dengan menggunakan bola.
"Korban Darmayasa saat itu sempat tidak terima karena temannya sudah dilepar bola, akhirnya Darmayasa mengumpat pelaku," kata AKP Soma.
Pelaku yang diketahui berinisial SRY tersebut akhirnya tidak terima dengan umpatan yang diucapkan oleh korban kemudian langsung menyerang korban dengan cara memukul pipi kiri korban sebanyak tiga kali.
Seusai dipukul, korban jatuh karena didorong pelaku, dan tiba-tiba lima rekan SRY juga langsung ikut mengeroyok korban hingga tak berdaya.
"Pengeroyokannya berhenti setelah ada seorang intel Polres Badung melihat kejadian tersebut, dan para pelaku langsung lari berhamburan," katanya. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.