Gianyar (Antara Bali) - KPUD Gianyar memperkirakan, kebutuhan pilkada di daerah itu yang akan digelar 2012 bisa mencapai Rp26 miliar atau naik hampir lima kali lipat dibandingkan hajatan politik sebelumnya yang hanya menelan Rp6 miliar.

Ketua KPUD Gianyar Anak Agung Gede Putra di Gianyar, Rabu menjelaskan, pembengkakan dana itu disebabkan semakin banyaknya honor petugas yang harus dikeluarkan karena jumlah personelnya juga bertambah.
    
"Meskipun belum diajukan, namun rancangan serta draf pendanaan itu sudah
 mulai dirancang. Perkiraan dana sebesar itu termasuk mengantisipasi kemungkinan pilkada berlangsung dua putaran," ucapnya.
    
Sementara data pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gianyar menunjukkan bahwa jumlah pemilih pada pilkada mendatang akan bertambah dari sebelumnya yang hanya 324.610 orang menjadi 467.620 orang.
    
"Peningkatan jumlah pemilih itu karena bertambahnya jumlah penduduk di wilayah kami," kata kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gianyar Cokorda Rai Punia.
    
Dari jumlah penduduk yang berhak memilih itu, kata dia, penduduk laki-laki berjumlah 235.338 orang, sedangkan perempuan sebanyak 232.282 orang. Angka itu kemungkinan akan terus berubah karena akan banyak warga yang usianya sudah memenuhi syarat saat pemilihan.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026