Denpasar (Antara Bali) - Kepolisian Sektor Denpasar Barat tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan yang terjadi di Jalan Kartika I No 2 Padangsambian, Selasa.

"Saya baru menerima laporannya, dan petugas sudah melakukan identifikasi dan olah TKP tadi," kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol Dewa Adnyana saat dikonfirmasi.

Dari pengakuan Komang Susi Maryati, salah seorang penghuni rumah yang pertama kali mengetahui kejadian, bahwa peristiwa perampokan tersebut terjadi sekitar antara pukul 08.00 hingga 11.30 Wita, saat rumah tersebut dalam keadaan kosong.

"Tadi pas saya pulang dari kerja sekitar jam 11.30 Wita, saya lihat jendela rumah saya sudah dalam keadaan terbuka, mungkin pencurinya melopat pagar terus mencongkel jendela dan terali besi," ungkap Susi di lokasi kejadian.

Susi mengatakan, selain jendela yang rusak namun rumahnya juga ditemukan dalam keadaan berantakan, dan barang yang hilang.

"Yang diobrak-abrik ada dua kamar tidur utama. Memang waktu itu  kamarnya tidak terkunci, tapi pintu utama kami kunci," katanya.

Rumah milik Putu Andrew Sonata yang merupakan seorang Hakim di Pengadilan Negeri Klungkung ini dibobol perampok yang membawa lari harta bendanya.

Akibat peristiwa tersebut, keluarga Hakim ini megalami kerugian diperkirakan ratusan juta. Perampok tersebut berhasil membawa kabur satu kotak perhiasan berisi berlian dna emas, laptop serta uang tunai Rp2 juta.

Sebelumnya, pada Senin (2/5) aksi perampokan juga terjadi di dua lokasi dalam waktu hampir bersamaan, yakni di Jalan Dewata I Denpasar, dan Jalan Kertha Petasikan II Denpasar, dan kini polisi masih menyelidiki maraknya aksi perampokan yang kerap menyasar rumah kosong. (*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026