"Kita harus saling hormat-menghormati, harga-menghargai, di antara kita semuanya baik sesama muslim maupun dengan umat-umat agama lain yang juga hidup di negara kita," kata Presiden Jokowi usai menunaikan Shalat Tarawih di Masjid Jami Assaadah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/6) malam.
Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin, menyebutkan langkah tersebut dinilai lebih memberikan manfaat daripada menghabiskan energi untuk hal-hal yang tidak perlu.
Apalagi di era kompetisi saat ini, Indonesia harus memiliki nilai tambah untuk bersaing dengan negara-negara lain, kata Kepala Negara.
"Jangan sampai energi kita, kita habiskan untuk hal-hal yang tidak perlu. Negara ini memerlukan energi besar, kekuatan besar kita semuanya untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada sehingga kita bisa melebihi negara-negara yang lain," kata Presiden.
Presiden Jokowi pada Minggu (4/6) atau bertepatan dengan 9 Ramadhan 1438 H menunaikan ibadah Shalat Tarawih bersama sejumlah warga di Masjid Jami Assaadah yang berada di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Agus SalimEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.