Denpasar (Antara Bali) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Bali pada Mei 2017 mencapai 104,98 persen atau melampaui angka nasional pada bulan yang sama sebesar 100,15 persen.

"Padahal NTP tingkat nasional mengalami kenaikan sebesar 0,14 persen terhadap bulan sebelumnya, sementara NTP Bali merosot 0,39 persen," kata Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan, NTP nasional pada Mei 2017 sebesar 100,15 persen, mengalami kenaikan 0,14 persen terhadap bulan sebelumnya yang tercatat 100,01 persen.

Sementara NTP Bali merosot 0,39 persen dari 14,98 persen pada bulan April 2017 menjadi hanya 104,57 persen pada bulan Mei 2017.

NTP menjadi salah satu indikator untuk mengetahui tingkat kemampuan dan daya beli petani di daerah pedesaan serta menunjukkan daya tukar dari produk pertanian terhadap barang dan jasa yang sangat diperlukan petani dalam memenuhi konsumsi rumah tangga.

Adi menjelaskan dari sisi indeks yang diterima petani (lt) di Bali mengalami kenaikan sebesar 0,27 persen dari 129,94 persen pada bulan April 2017 menjadi 130,29 persen pada bulan Mei 2017. Sementara dari sisi indeks yang dibayar petani (lb) mengalami kenaikan lebih besar, yakni 0,57 persen dari 123,77 persen menjadi 124,59 persen. (WDY)


Pewarta: Pewarta: I Ketut Sutika
Editor : Edy M Yakub

COPYRIGHT © ANTARA 2026