"Saya mendorong Pemkab Badung agar lebih keras lagi menggenjot pendapatan daerah dari pajak hotel dan restoran dengan langkah-langkah nyata," kata Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata, di Mangupura, Sabtu.
Upaya untuk meggenjot PAD 2017, menurut dia, dapat dilakukan dengan cara memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang datang ke Bali melalui pemasangan CCTV atau kamera pengintai di area publik.
"Pemasangan CCTV ini sangat diperlukan dan ditambah di area publik untuk menghindari tindakan kriminalitas di kawasan wisata," katanya.
Upaya pemasangan CCTV itu hendaknya juga melakukan kerja sama dengan hotel dan desa untuk pengamanan wilayah, sehingga wisatawan mancanegara lebih banyak datang ke Bali dan tingkat hunian hotel juga meningkat, sehingga berdampak pada pemasukan daerah dari pajak hotel itu.
Demikian juga restoran, semakin banyak wisatawan yang datang ke Bali dan menikmati kuliner khas Pulau Dewata juga memengaruhi pendapatan asli daerah dari pajak.
Sebelumnya, Pemkab Badung menargetkan PAD di Kabupaten Badung Tahun 2017 sebesar Rp4,5 triliun, meningkat sebesar Rp680,73 miliar atau 17,78 persen dari APBD Induk Tahun 2016 yang sebesar Rp3,8 triliun lebih.
Untuk realisasi PAD Badung 2017 didapat dari pendapatan asli daerah sebesar Rp3,7 triliun lebih, dana perimbangan sebesar Rp533 miliar lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah dirancang sebesar Rp192 miliar lebih, sehingga totalnya menjadi Rp5,4 triliun.
Terkait pemasangan CCTV, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung, Bali, juga berencana memasang 58 CCTV di 58 titik di seluruh wilayah Kuta Utara pada Tahun 2017 untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat dan wisatawan di daerah itu.
Selain merencanakan memasang CCTV di Kuta Utara, pihaknya juga akan memasang kamera pengintai di seluruh wilayah Badung Utara hingga Badung Selatan yang dilakukan secara bertahap. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Surya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.