"Kami sudah melakukan pemantauan pelaksanaan UNBK di Kota Singaraja. Semua berjalan lancar dan terpantau sesuai perencanaan dari pemerintah," katanya di Singaraja, Bali, Senin.
Pihaknya melakukan pemantauan di empat SMA/SMK yaitu SMA Negeri 1 Singaraja, SMK Negeri 1 Singaraja, SMK Negeri 3 Singaraja dan SMK Negeri 2 Singaraja.
Namun, pihaknya tida menemukan ada peserta UNBK yang absen pada hari pertama ini. Walaupun kewenangan SMA/SMK ada di provinsi, namun pelaksanaannya berjalan di Kabupaten Buleleng.
Dirinya sebagai pimpinan daerah ikut bertanggung jawab terhadap lancarnya pelaksanaan UNBK. "UNBK hari pertama berjalan lancar, tertib dan aman," katanya.
Sebagai pimpinan daerah, ia bertanggung jawab juga terhadap pelaksanaan UNBK, meskipun kewenangan ada di pemerintah provinsi. "Ikut memantau dan juga memastikan bagaimana UNBK ini berjalan lancar," jelas Sutjidra.
Disinggung mengenai kendala fasilitas dalam penyelenggaraan UNBK ini, Wabup Sutjidra mengungkapkan sekarang ini SMA/SMK sudah berada di bawah Pemerintah Provinsi melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di masing-masing kabupaten.
Untuk fasilitas, dirinya mengatakan bagaimana nantinya Pemerintah Provinsi Bali bisa memfasilitasi kekurangan fasilitas yang ada. Apapun yang menjadi kekurangan fasilitas SMA/SMK di seluruh kabupaten/kota di Bali bisa dipenuhi.
Namun, Pemkab Buleleng masih tetap memantau perkembangan di sekolah-sekolah, khususnya di Kabupaten Buleleng, baik SD, SMP, SMA/SMK.
"Kita masih pantau perkembangan sekolah-sekolah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng," tutupnya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.