Gianyar (Antara Bali)- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Kabupaten Gianyar, Bali menggelar seminar sehari mengusung tema "Transfusi Darah, Persiapan Komponen Darah dan Pelaksanaan Transfusi yang Berkualitas" di Aula RSUD setempat, Sabtu.

Seminar sebagai salah satu kegiatan menyambut HUT ke-55 RSUD Sanjiwani dirangkai dengan peluncuran alat pengolahan trombosit, yang dibuka Asisten II Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Suweta.

Ketua Panitia Penyelenggara, dr. I Made Suwita menjelaskan, seminar bertujuan untuk melihat kebutuhan akan darah selalu meningkat, karena semua bagian (organ tubuh) dari manusia itu sendiri sangat membutuhkan darah.

"Transfusi darah merupakan salah satu cara untuk mengobati pasien,", jelasnya.

Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar, dr. Ida Komang Upeksa menyampaikan rasa terimakasihnya atas perhatian dari Pemkab Gianyar dan PMI yang telah membantu RSUD Sanjiwani dalam hal pemenuhan kebutuhan akan darah yang ditunjang dengan Alat Pengolahan Trombosit.

Komponen darah dalam menangani kebutuhan transfusi semakin meningkat, karena banyak kasus-kasus yang membutuhkan darah secara maksimal.

"Semoga dengan bantuan ini kebutuhan akan darah dapat terpenuhi secara maksimal, sehingga nantinya dapat meningkatkan respon time pelayanan dan kepuasan dari pelanggan," ujar dr. Upeksa.

Asisten II Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Suweta mengatakan Pemkab Gianyar sangat berharap agar masalah-masalah yang dihadapi dalam bidang kesehatan segera dicarikan solusi pemecahannya, khusus terkait dengan pelayanan kesehatan.

Ia menambahkan, permasalahan kesehatan semakin berkembang karena semakin merebaknya berbagai jenis penyakit.

"Semoga dengan bantuan ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga kesehatan masyarakat menjadi lebih baik," tuturnya.

Ia mengharapkan PMI lebih meningkatkan kualitas keamanan darah yang didistribusikan ke pasien serta meningkatkan pemeriksaan sebelum dilakukannya donor darah.

Selain itu mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan arti penting donor darah. "Mari kita tumbuhkan kesadaran meyadnya dengan menjadi pendonor darah dengan membudayakan gaya hidup sehat yang berhati mulia," ujar Ketut Suweta. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Putu Artayasa

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016