Negara (Antara Bali) - Kampanye Pilkada Jembrana, oleh pasangan I Putu Artha - I Made Kembang Hartawan di Kelurahan Sangkar Agung, diwarnai kesurupan, Kamis (12/11) malam.

Informasi yang dihimpun Jumat, menyebutkan, dua penyanyi yang dibawa untuk mengisi hiburan, serta pembawa acara, yang seluruhnya perempuan, tiba-tiba menjeret histeris saat pasangan tersebut menyampaikan visi dan misinya di Balai Subak, Kelurahan Sangkar Agung, Kecamatan Jembrana.

Akibat insiden kesurupan ini, penyampaian visi dan misi sempat dihentikan beberapa saat, dan dilanjutkan setelah pemangku (tokoh agama) setempat berhasil menyadarkan Laksmi dan Padma, penyanyi serta Rara Ayu, pembawa acara tersebut.

"Tempat itu memang dikenal angker. Saya dengar, bersamaan dengan kampanye itu, di tempat yang sama juga sedang dilakukan pertemuan antar mahkluk halus," kata Bagus Oka, salah seorang warga setempat.

Terpisah, Rara Ayu mengaku, dirinya melihat orang berpakaian serba putih di pintu masuk balai subak tersebut, lalu merasa nafasnya sesak dan lemas.

"Saya langsung tidak sadar, saat sadar sudah berada di dalam mobil, dan diperciki air oleh pemangku," katanya.

Sementara Padma mengaku melihat anak kecil duduk di balai kulkul (tempat menggantung kentongan), yang membuatnya tidak sadarkan diri, namun dilihat orang ia menjerit-jerit bersama Laksmi.(GBI)

Pewarta: Pewarta: Gembong Ismadi

Editor : Gembong Ismadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015