Jakarta (Antara Bali) - Kopi ternyata tak berhubungan dengan penyakit gaya hidup seperti munculnya risiko penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup, seperti obesitas dan diabetes, menurut studi dalam International Journal of Epidemiology belum lama ini.

Dalam sebuah studi, para peneliti dari University of Copenhagen and Herlev and Gentofte Hospital meneliti gen yang mempengaruhi keinginan meminum kopi serta penyakit yang berhubungan gaya hidup. 

Mereka melibatkan sekitar 93 ribu orang Denmark yang tergabung dalam Copenhagen General Population Study.

Menurut studi itu, jika seseorang memiliki gen spesial (yang terkait dengan kopi), ia akan meminum lebih banyak kopi dibandingkan mereka yang tidak memiliki gen-gen spesial itu. 

Melalui temuan ini, para peneliti mampu melihat peningkatan konsumsi kopi bisa meningkatkan atau menurunkan risiko perkembangan penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup. 

"Kami dapat melihat, kalau, gen-gen yang terkait dengan kebiasaan meminum kopi secara mengejutkan tak berhubungan dengan risiko berkembangnya diabetes tipe dua dan obesitas. Ini menunjukkan, meminum kopi tak menyebabkan munculnya penyakit gaya hidup," ungkap profesor klinis dari Fakultas Kesehatan dan Ilmu Kedokteran, Universitas Copenhagen, Boerge Nordestgaard seperti dilansir Science Daily. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Lia Wanadriani Santosa

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015