Nusa Penida (Antara Bali) - Jasa gosok batu akik di Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali menerima pesanan melimpah, berkat banyaknya permintaan, sehingga konsumen harus sabar menunggu dalam waktu yang cukup lama.

"Banyaknya permintaan jasa gosok batu akik berkat mencuatnya jenis benda permata yang banyak diminati masyarakat akhir-akhir ini," kata I Dewa Made Anom Astika, salah seorang jasa pengosok batu akik di Nusa Penida, Kamis.

Sebagian besar masyarakat setempat menyenangi batu akik sehingga membawa berkah bagi jasa pengosok permata itu. "Setiap harinya selalu didatangi konsumen, sampai kewalahan memenuhi pesanan," katanya.

Hal senada juga diungkapkan jasa gosok batu permata Gede Agus Wayudi asal Batumulapan, Nusa Penida, bahwa perkembangan batu akik terus meroket karena hampir semua orang tertarik memakainya.

Menurut Mangku Wayan Sugianta, seorang pecinta batu akik menuturkan, sangat menyenangi koleksi batu akik. "Ada pergeseran yang sebelumnya dicemooh bawa batu akik tapi sekarang menjadi trend," tutur Ketua Komunitas Pecinta Batu Akik Nusa Penida.

Hampir semua jasa gosok batu akik dibanjiri pesanan, Dusun Pilah menjadi sentral jasa gosok permata setiap harinya ramai dikunjungi pecinta batu akik. Suara mesin gosok terus mengaung seiring banyakannya pesanan. Dusun Pilah salah satu sentral gosok batu permata di Kecamatan Nusa Penida.

Bali mewarisi empat jenis batu akik sehingga mampu menambah citra daerah ini bagi pencinta dan penggemar benda seni yang belakangan ini sangat digemari masyarakat luas. Keempat jenis batu akik itu terdiri atas batu badar, serawat kawat, batu badar emas dan batu krishna. Bali yang dikelilingi pantai, daerah pegunungan dengan panorama alam yang indah menyimpan batu akik yang tidak kalah indahnya dibandingkan dengan daerah lainnya.

Oleh sebab itu Bali menjadi perhitungan para pencinta batu akik, setelah ditemukan beberapa buah batu akik yang bertabur emas cukup menarik perhatian masyarakat luas.

Batu akik yang bertabur emas itu disebut Batu Badar berasal dari Desa Pulaki, Kabupaten Buleleng, Bali utara. Keunikan batu akik asal Bali dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia karena mengandung kadar emas, dan warna hijau seperti lumut. (WDY)

Pewarta:

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015