Denpasar (Antara Bali) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengalokasikan dana Rp1,7 miliar untuk renovasi instalasi kamar jenazah (IKJ) di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, Bali dalam upaya mengoptimal pelayanan kepada masyarakat.

"Renovasi gedung IKJ direncanakan, Juni 2015 dengan penambahan gedung rumah duka, alat pendingin jenazah (freezer), meja otopsi dan lainnya," kata Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Dudut Rustyadi, di Denpasar, Rabu.

Dudut menjelaskan, dalam gedung yang direhab nanti memang dilakukan sedikit perubahan yaitu untuk jalur jenazah dengan orang yang selama ini jadi satu jalur, namun kedepannya akan dipisahkan.

"Sedangkan dalam ruang tunggu akan dilengkapi konter dan juga disiapkan sofa agar keluarga pasien lebih nyaman," katanya.

Terkait pembangunan rumah duka tersebut juga berbarengan dengan pembangunan tempat parkir mobil ambulance dan dalam gedung tersebut terdiri dari tiga slot dilengkapi kamar mandi, AC, kursi untuk melayat serta alat perlengkapan lainnya.

"Renovasi gedung itu akan diperluas dan akses pintu keluar masuk parkir karyawan dari IKJ khusus untuk forensik dan rumah duka," ujarnya. Ia menjelaskan, untuk pengadaan "freezer" sudah ditambah sebanyak 20 unit yang sebelumnya terdapat 14 unit dan dengan penambahan tersebut, total pendingin jenazah sebanyak 34 unit. (WDY)

Pewarta: Oleh I Made Surya

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015