Denpasar (Antara Bali) - Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Pusat ( RSUP) Sanglah, Denpasar melakukan pemeriksaan luar atau visum jenazah laki-laki tanpa identitas, Rabu, yang ditemukan di Pantai Sasaan, Desa Bondalem, Buleleng, Bali.

"Dari hasil pemeriksaan jenazah diketahui berjenis kelamin laki-laki," kata Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit, di Denpasar.

Ia menuturkan jenazah yang diterima tersebut dalam kondisi tubuhnya tidak lengkap atau sudah dalam bentuk kerangka manusia yang ditemukan pada Selasa (10/2) Pukul 17.30 Wita. Sedangkan bagian tubuh lainnya sudah rusak dan hanya tersisa beberapa jaringan lunak yang mengalami proses pembusukan atau penyabunan.

Untuk waktu kematian jenazah, diperkirakan korban tewas tiga hingga enam bulan sebelum dilakukan pemeriksaan. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan tanda penyabunan (proses pembusukan) yang terjadi.

Dari pemeriksaan indeks kepalanya, lanjut dia, korban diketahui memiliki ciri-ciri ras mongoloid. Kemudian, dari proses penutupan tulang-tulang tengkorak dan pertumbuhan gigi, diperkirakan korban berusia 36 hingga 45 tahun. Berdasarkan ciri-ciri umum itu, lanjut dia, pihaknya memperkirakan tinggi korban sekitar 163 hingga 171 centimeter. Sedangkan untuk warna kulit tidak bisa diketahui karena sudah dalam kondisi tidak utuh.

Ia menambahkan sebelum meninggal korban memiliki riwayat pilek kronis yang ditandai dengan adanya penyimpangan tulang sekat rongga hidung. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut dapat melaporkan ke polisi atau datang ke Kamar Jenazah RSUP Sanglah untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. (WDY)

Pewarta: Oleh I Made Surya

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015