Denpasar (Antara Bali) - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Bali mendesak pemerintah provinsi dan empat kabupaten/kota di daerah itu dapat memberikan kepastian target penyelesaian 17 koridor angkutan Trans Sarbagita.

"Kalau dari sejak dibukanya tiga tahun lalu, harusnya sekarang itu tidak tetap dalam posisi dua koridor," kata Ketua MTI Provinsi Bali I Made Rai Ridharta, di Denpasar, Kamis.

Menurut dia, paling tidak saat ini harus sudah ada empat koridor dari 17 koridor yang direncanakan untuk melayani masyarakat di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita).

"Ke depan harus ada kepastian target karena jumlahnya yang 17 koridor itu tidak sedikit. Tetapi kalau tidak dicicil, tentu tidak akan tercapai," ujarnya.

Pihaknya memaklumi belum dibukanya 15 koridor yang lain itu karena pemerintah daerah dihadapkan pada kondisi keuangan yang terbatas. Akan tetapi tetap tahapannya harus diperhatikan.

"Kami juga mendesak dewan supaya nantinya bisa memberikan kepastian, khususnya agar menyetujui anggaran yang diajukan eksekutif terkait dengan pengembangan Trans Sarbagita," ucapnya.

Rai pun mengharapkan pemerintah daerah tidak terlalu ketergantung dengan pemerintah pusat untuk penyediaan armada bus Sarbagita, akan lebih baik jika mampu disediakan oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan pihak swasta.

"Kalau dilaksanakan sekaligus dulu 17 koridor itu butuh sekitar 400 bus berukuran besar dan kecil serta membutuhkan dana sekitar Rp125 miliar setahun untuk mengoperasikannya. Namun pada tahun kedua dana yang dibutuhkan akan berkurang seiring dengan pertambahan jumlah penumpang," katanya.

Tetapi masalahnya saat ini, ucap Rai, perencanaan pengembangan Trans Sarbagita seakan tidak jelas karena dana yang dialokasikan oleh pemerintah daerah hanya sanggup untuk membiayai operasional koridor.

Angkutan Trans Sarbagita hingga saat ini baru melayani dua koridor yakni koridor 1 dengan rute Kota Denpasar Denpasar-Kampus Udayana Jimbaran-Garuda Wisnu Kencana serta koridor 2 dengan rute Terminal Batubulan, Gianyar - Nusa Dua, Badung. Untuk melayani dua koridor tersebut tersedia 25 bus berukuran besar dan sedang.(WDY)

Pewarta: Oleh Ni Luh Rhismawati

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015