Jakarta (Antara Bali) - Kementerian Perindustrian melantik pengurus baru Federasi Industri Kimia Indonesia (FIKI) periode 2015-2018, yang diketuai oleh Erwin Ciputra, di Kantor Kemenperin di Jakarta.

"Kami menyambut gembira pengurus baru FIKI ini dan mengucapkan terimakasih atas dharma bakti pengurus sebelumnya kepada industri manufaktur nasional," ujar Dirjen Basis Industri Manufaktur Harjanto saat mewakili Menteri Perindustrian Saleh Husin dalam sambutannya di Jakarta, Rabu.

Harjanto mengatakan, dukungan dari FIKI sangat dibutuhkan dalam hal memajukan industri kimia nasional, misalnya dalam hal kajian terkait permintaan penurunan harga gas.

"Salah satunya, jika ada kajian tentang apa yang didapat pemerintah apabila harga gas diturunkan menjadi 5 dolar AS per MMBTU dari sekitar 10,6 dolar AS per MMBTU saat ini, mohon informasikan kepada kami," kata Harjanto.

Sementara itu, Ketua FIKI Erwin Ciputra mengatakan FIKI siap menjadi mitra strategis pemerintah guna memperkuat fungsi industri kimia sebagai pilar utama pembangunan industri manufaktur nasional.

"Keberadaan FIKI diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri kimia nasional di tengah persaingan global," kata Erwin.

FIKI, lanjut Erwin, juga akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan iklim investasi yang menarik, serta meningkatkan kerja sama regional dan internasional, serta mendorong industri kimia nasional untuk peduli kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan.

Adapun pengurus FIKI periode 2015-2018 yang baru dikukuhkan antara lain Erwin Ciputra sebagai Ketua, Suhat Miyarso sebagai Direktur Eksekutif, Ridwan Adipoetra sebagai Sekretaris Jenderal dan Juliawan Sari sebagai bendahara. (WDY)

Pewarta: Oleh Sella Panduarsa Gareta

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015