Gianyar (Antara Bali) - Tiga unit kendaraan rusak akibat peluru nyasar, dua di antaranya truk merk Dutro DK 9496 UL dan Isuzu DK 9382 AE milik Agus Adi Perdana (32) ketika diparkir di Jalan Pasung Grigis Kota Gianyar, Bali.

Sesar (26), pria asal Surabaya juga mengalami hal serupa saat memarkir mobil Jeep Troper B 1043 WCY di Jalan Tunggul Ametung, Lingkungan Candi Baru, Gianyar.

Kanit Reskrim Polsek Gianyar Iptu I Made Tama yang ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), Rabu mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sopir korban, Ketut Botak. Awalnya pria 30 tahun asal Tabanan itu hendak meminta uang saku kepada Adi Perdana untuk perjalanan mengambil material pasir di Karangasem.

Namun saat melakukan pengecekan, truk merk Dutro DK 9496 UL dan Isuzu DK 9382 AE, mengalami kerusakan di bagian kaca.

"Sekitar pukul 06.00 wita, sopir saya Ketut Botak yang mau berangkat malah melapor kalau dua kaca truk rusak," kata Agus Adi Perdana.

Kedua truk sudah diparkir sejak Hari Raya Kuningan Sabtu (27/12), ditemukan truk DK 9496 UL rusak pada kaca bagian kiri dan Isuzu DK 9382 AE rusak pada kaca bagian depan.

Selain itu di setiap retakan kaca ditemukan satu lubang kecil yang menembus kaca ryband. Kalau ini dirusak karena batu, rybandnya tidak mungkin tembus. Jika dilihat bentuknya kemungkinan itu kena tembakan peluru, ujarnya.

Ditanya adanya ancaman sebelum insiden tersebut, Ayah dua anak ini mengaku tidak ada perselisihan dengan siapapun. Bahkan Senin malam (29/12) saat kejadian ia menceritakan seorang sopirnya, Yanto sempat tidur di salah satu truk yang lain.

Menurut pengakuan sopir asal Jawa tersebut tidak mendengar suara tembakan atau gerak-gerik mencurigakan.

"Sopir saya yang tidur di sini kemarin malam mengaku tidak dengar suara apapun, tapi sekarang mereka Yanto dan Ketut Botak sudah kembali berangkat mencari material pasir," ucapnya.

Sementara, Doni yang juga sopir Adi Perdana mengaku, sejak awal bekerja sudah menggunakan pinggir Jalan Pasung Grigis sebagai tempat parkir dari 13 truk milik Adi Perdana.

"Sejak dulu sudah parkirnya di sini bergantian, karena ada yang berangkat pagi dan malam untuk mengambil pesanan pasir, dan selama ini tidak pernah ada masalah," ucapnya. (WDY)

Pewarta: Oleh Putu Arthayasa

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014