Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Antara Bali) - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana beserta rombongan, Jumat pukul 09.30 WIB tiba di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah.

Dari Pangkalan Udara Iskandar Pangkalan Bun, Presiden didampingi Mensesneg Pratikno, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang dengan menggunakan Helikopter Super Puma menuju daerah Kampung Pulau untuk memberikan pengarahan pada pimpinan militer daerah dari seluruh Indonesia.

Sementara Ibu Negara Iriana meninjau fasilitas kesehatan di Pangkalan Bun.

Di Pangkalan Bun, Presiden dijadwalkan memberikan pengarahan kepada pimpinan militer daerah.

Presiden dan rombongan bertolak dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta pukul 08.00 WIB, dan dijadwalkan tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto mengatakan, Presiden akan bertemu dengan para pimpinan militer daerah.

"Besok, ada acara pengarahan Pangdam, Danrem dan Dandim di Pangkalan Bun Kalimantan. Meneruskan kegiatan presiden sebelumnya di Istana Bogor yang memberikan arahan Pangkotama. Besok secara khusus pengarahannya ke Pangdam, Danrem dan Dandim," kata Seskab di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Kamis (4/12).

Andi mengatakan Presiden telah menerima paparan lengkap mengenai masalah dan kondisi di lapangan saat pertemuan dengan para Panglima Komando Utama (Pangkotama) di Istana Bogor, termasuk dari para Pangdam yang hadir.

"Jadi besok Presiden akan bicara yang lebih spesifik. Berkaitan dengan bagaimana menyelesaikan masalah kesejahteraan prajurit. Terutama komitmen presiden untuk perbaikan pembangunan baru rumah-rumah atau asrama TNI," tuturnya.

Ditambahkan Andi, "Presiden juga (akan-red) meminta TNI untuk melakukan tugas-tugas perbantuan, yang membantu program prioritas presiden. Prioritas presiden itu kan ada di maritim, infrastruktur, energi dan pangan."

Dicontohkannya, selain membantu pengamanan wilayah laut dari pencurian ikan, TNI juga diharapkan membantu program pemerintah membersihkan waduk atau irigasi, membantu pihak kepolisian dalam menjaga suplai pangan di daerah perbatasan, sehingga mencegah penyelundupan dan juga hal lainnya.

Sebelumnya pada Selasa (2/12) Presiden juga memberikan pengarahan pada para pimpinan kepolisian wilayah di Akademi Kepolisian Semarang. (WDY)

Pewarta: Oleh Panca Hari Prabowo

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014