Denpasar (Antara Bali) - Pebulu tangkis PB Jaya Raya Enkei, Alamsyah Yunus berhasil mengalahkan Sony Dwi Kuncoro dari PB Tjakrindo Master dengan skor 21-12 dan 21-17 pada laga final tunggal putra Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali Open 2014, Sabtu.

Dalam pertandingan tersebut Alamsyah Yunus mampu bermain lepas sehingga mampu mengunci kemenangan dengan dua "games" dalam ajang tersebut.

"Kunci kemenangan di babak final hari ini dengan berusaha main lepas. Selain itu, saya berusaha bermain tenang sejak awal game pertama," ujar Alamsyah.

Pihaknya mengakui, kemenangan tersebut merupakan gelar kedua setelah tahun sebelumnya pada kejuaraan yang sama di Solo, Jawa Tengah, juga mampu memenangkan laga itu.

Alamsyah mengatakan masih memiliki ambisi untuk meraih gelar ketiga pada Sirnas seri berikutnya yang akan berlangsung di Cilegon, Banten nanti.

"Saya berharap di Sirnas berikutnya yang berlangsung di Kota Cilegon meraih gelar ketiga kalinya di tahun ini secara beruntun," ujarnya.

Di lain pihak, pebulutangkis dari PB Tjakrindo Master, Sony Dwi Kuncoro mengakui kekalahannya tersebut karena kurang sabar meladeni bola-bola "raly" yang dimainkan Alamsyah Yunus.

"Saya kurang sabar meladeni bola-bola raly Alamsyah Yunus dan di games kedua stamina saya menjadi berkurang," katanya.

Pihaknya mengungkapkan bahwa akan mengevaluasi hasil pertandingan tersebut dan terus berlatih lebih baik lagi terutama dari segi kekuatan.

"Saya akan lebih berusaha lagi dipertandingan berikutnya," ujar Sony Dwi Kuncoro. (WDY)

Pewarta: Oleh I Made Surya

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014