Jakarta (Antara Bali) - Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan dalam jangka waktu lima tahun mendatang akan menambah 62 bandara baru sehingga Indonesia bakal memiliki 299 bandara.

"Saat ini, terdapat 237 bandara yang ada di Indonesia. Dari jumlah itu, 26 di antaranya, masing-masing 13 bandara dikelola PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, sisanya dikelola UPT Ditjen Perhubungan Udara," kata Wamenhub dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, bandara yang dikelola Ditjen Perhubungan Udara tidak sebesar dengan bandara yang terdapat di berbagai kota besar di Tanah Air.

Namun, lanjutnya, berbagai bandara itu sangat penting dalam hal aksesibilitas dan pembangunan bandara baru juga akan lebih banyak di wilayah Indonesia Timur.

Ia memaparkan, pembagian kawasan bandara di Jawa dan Sumatera adalah setiap radius 100 kilometer, Kalimantan dan Sulawesi setiap 60 kilometer, serta Maluku, Nusa Tenggara dan Papua setiap 30 kilometer.

Untuk itu, Bambang menegaskan bahwa dibutuhkan banyak landasan pesawat sederhana yang dapat didarati oleh pesawat-pesawat dengan jenis sederhana guna perpindahan barang dan penumpang.

"Bagi kami di Kementerian Perhubungan, bandara adalah sebuah jaringan yang kami sebut aerobridges atau jembatan udara," ujarnya. (M038)

Pewarta: Oleh Muhammad Razi Rahman

Editor : M. Irfan Ilmie


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014