Denpasar (Antara Bali) - Pendataan identitas peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Bali ditargetkan rampung pada bulan Maret 2014.
"Program ini masih dalam masa transisi sehingga kami menargetkan pendataannya sudah selesai hingga akhir Maret 2014," kata Kepala PT Askes (Persero) Cabang Denpasar Putu Gede Widnyana, Selasa.
Menurut dia, masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, maka kartu asuransi kesehatan, seperti Askes, Jamkesmas, dan Jamsostek tetap dapat digunakan untuk mengklaim biaya perawatan kesehatan sesuai dengan nilai pertanggungan.
Program JKN, lanjut dia, akan terus berupaya melakukan seleksi fasilitas kesehatan di setiap rumah sakit agar masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal.
"Kami terus melakukan pembenahan alur pelayanan sehingga ke depannya seluruh masyarakat memperoleh pelayanan optimal," katanya. (M038)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013
"Program ini masih dalam masa transisi sehingga kami menargetkan pendataannya sudah selesai hingga akhir Maret 2014," kata Kepala PT Askes (Persero) Cabang Denpasar Putu Gede Widnyana, Selasa.
Menurut dia, masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, maka kartu asuransi kesehatan, seperti Askes, Jamkesmas, dan Jamsostek tetap dapat digunakan untuk mengklaim biaya perawatan kesehatan sesuai dengan nilai pertanggungan.
Program JKN, lanjut dia, akan terus berupaya melakukan seleksi fasilitas kesehatan di setiap rumah sakit agar masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal.
"Kami terus melakukan pembenahan alur pelayanan sehingga ke depannya seluruh masyarakat memperoleh pelayanan optimal," katanya. (M038)
Editor : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013