Mangupura (Antara Bali) - Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Badung, Bali, I Made Retha menilai maskapai penerbangan harus memperbaiki manajeman pelyanan dan disiplin waktu agar tidak mengakibatkan penundaan penerbangan di setiap bandara di Indonesia.

"Keterlambatan penerbangan itu diakibatkan karena ulah manajeman pelayanan dan para penumpang yang tidak disiplin. Semestinya itu yang harus diperbaiki secepatnya agar tidak merusak nama baik maskapai tersebut," katanya di Mangupura, Jumat.

Politikus Partai Demokrat itu mengaku sering mengalami penundaan keberangkatan dan bahkan sudah sering memberikan keritik secara langsung kepada maskapai penerbangan yang ada di Bandar Udara Ngurah Rai, Bali.

Awal terjadinya penundaan keberangkatan adalah maskapai masih menunggu penumpang walaupun sudah melebihi batas waktu yang sudah diagendakan.

"Akibat penundaan keberangkatan itu mengakibatkan maskapai penerbangan sampai di tujuan tidak sesuai jadwal dengan alasan kendala teknis," ucapnya.

Sebelumnya ratusan penumpang pesawat tujuan berbagai daerah di Indonesia telantar di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Mereka menunggu di terminal keberangkatan pesawat domestik di bandara yang berlokasi di Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, itu selama berjam-jam tanpa mendapat kepastian dari sejumlah maskapai penerbangan.

"Penundaan keberangkatan pesawat tidak ada kejelasan atau alasan tertentu dari petugas maskapai penerbangan," ujar Faruq, penumpang pesawat tujuan Bandara Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur. (WRA) 

Pewarta: Oleh Wira Suryantala

Editor : I Gede Wira Suryantala


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013