Tabanan (Antara Bali) - Tanah longsor yang menimbun jalan penghubung Desa Jelantik dan Desa Apuan, Kabupaten Tabanan, Bali, mengakibatkan ratusan warga terisolasi.
"Jalan penghubung yang dibangun secara swadaya itu putus sejak tadi pagi akibat tertimbun tanah longsor," kata I Ketut Lidra (49), warga Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Minggu.
Jalan sepanjang 30 meter itu tertimbun tanah longsor. "Setiap kali terjadi hujan di desa kami selalu mengakibatkan longsor," katanya.
Menurut dia, warga Banjar Kalibukbuk, Desa Jelantik, dan Desa Apuan setiap hari melewati jalan itu untuk menjual hasil kebunnya ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tabanan.
Dengan terjadinya bencana tersebut, warga harus memutar sejauh 3 kilometer untuk menuju ibu kota kecamatan. (M038)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013
"Jalan penghubung yang dibangun secara swadaya itu putus sejak tadi pagi akibat tertimbun tanah longsor," kata I Ketut Lidra (49), warga Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Minggu.
Jalan sepanjang 30 meter itu tertimbun tanah longsor. "Setiap kali terjadi hujan di desa kami selalu mengakibatkan longsor," katanya.
Menurut dia, warga Banjar Kalibukbuk, Desa Jelantik, dan Desa Apuan setiap hari melewati jalan itu untuk menjual hasil kebunnya ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tabanan.
Dengan terjadinya bencana tersebut, warga harus memutar sejauh 3 kilometer untuk menuju ibu kota kecamatan. (M038)
Editor : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013