Palu (Antara Bali) - Pemkot Palu di Sulawesi Tengah minta warga lebih selektif dalam membeli berbagai kebutuhan, terutama paket Natal karena tidak menutup kemungkinan diperdagangkan makanan dan minuman kadaluarsa.

Makanan dan minuman kadaluarsa sangat membahayakan kesehatan, jika dikonsumsi, kata Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Pemkot Palu Taming Tombolotutu, Minggu.

Ia mengatakan, setiap hari besar keagamaan seperti Lebaran dan Natal dipastikan kebutuhan masyarakat meningkat.

"Saat seperti itu ada juga pedagang yang  nakal menjual barang kadaluarsa untuk mendapatkan keuntungan," katanya.

"Kebiasaan mereka mencampur dengan barang bagus dalam paket, biasa ditemukan pada paket-paket Lebaran dan Natal," ujarnya.

Karena itu, warga harus lebih selektif dalam berbelanja dan jika menemukan langsung melaporkan kepada pihak-pihak berwenang guna ditindak-lanjuti.

Menjelang Natal 25 Desember 2012 ini, berbagai kebutuhan masyarakat mulai ramai diperdagangkan di pasar-pasar tradisional, toko, swalayan dan mall.(*/DWA)

Pewarta:

Editor : Masuki


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012