Negara (Antara Bali) - Bupati Jembrana, I Putu Artha, saat bersilaturahmi atau mesimakrama di Desa Tegal Badeng Barat, Senin, minta masyarakat tidak takut melakukan kritik terhadap pemeritahannya.

"Sebagai bupati saya siap menerima kritik, tapi kritik yang saya harapkan disertai dengan solusi masalahnya. Kalau hanya mengkritik saja, namanya kurang bijak," kata Artha yang didampingi Wakil Bupati, I Made Kembang Hartawan.

Kritik disertai saran yang diharapkan Artha, selain menyangkut program pemkab di sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi, juga terkait pembangunan infrastruktur pedesaan.

Menurutnya, yang lebih tahu kebutuhan infrastruktur adalah masyarakat setempat, termasuk pengawasan pengerjaannya karena mereka bisa melihatnya setiap saat.

"Kalau partisipasi masyarakat dalam bentuk pengawasan, saran bahkan kritik terhadap pembangunan bisa dilakukan, maka program-program pemerintah akan lebih tepat sasaran," ujar Artha.

Bupati Artha beberapa waktu belakangan ini, terus turun ke desa-desa untuk bertemu langsung dengan masyarakat.

"Saya yakin masukan, keluhan maupun kritik yang disampaikan langsung oleh masyarakat lebih murni tanpa rekayasa," katanya. (GBI/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012