Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan secara simbolis 73 unit rumah bantuan pembangunan rumah swadaya (BPRS) di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali tahun 2022.

"Jumlah bantuan diberikan 73 unit dengan rincian di Desa Awan Kintamani 20 unit, Desa Abuan Susut 15 unit, Desa Demulih Susut 15 unit, dan Desa Sulahan Susut 23 unit, dengan total bantuan Rp 2.555.000, 000. Masing-masing penerima bantuan menerima Rp35 juta, untuk biaya bahan material dan Rp5 juta untuk biaya ongkos tukang," kata Bupati Bangli, dalam siaran pers Diskominfo Bangli, Selasa.

Ini merupakan program pembangunan baru rumah swadaya yang diberikan oleh Pemkab Bangli melalui Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang pelaksanaan pembangunannya dilaksanakan berbasis pemberdayaan atau gotong royong, tambah dia.
.
Acara penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Balai Desa Awan Kintamani. Dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Bali Nyoman Budi Utama, Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bangli Sang Nyoman Putra Erawan, anggota DPRD Bangli I Wayan Wirya dan Made Krisnawa, OPD (organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Bangli.

Baca juga: Polres Bangli amankan perayaan Maulid Nabi

Peningkatan Jalan
Bupati Bangli meresmikan peningkatan jalan tambahan yang menghubungkan Tegalalang (Kabupaten Gianyar) dengan Bangli, tepatnya di desa Jehem, Tembuku, Rabu.

Dalam Laporannya Kepala Dinas PUPR Perkim Bangli I Dewa Ngakan K. Widnyana Maya menyampaikan bahwa peningkatan jalan Tambahan Tegalalang hari ini pekerjaan telah rampung 100 persen dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender yang dimulai dari 25 Mei - 22 September 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp799.169.000,00.

Bupati Bangli Sedana Arta menyampaikan peresmian jalan ini merupakan satu bentuk tanggung jawab dinas PUPR Perkim untuk memperlihatkan kinerja kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bangli.

 "Dengan anggaran dan kualitas yang disepakati bersama penyedia jasa dengan pantauan pemangku kepentingan yang ada karena saya tidak ingin segala bentuk proyek pembangunan, pekerjaannya asal- asalan apalagi menggunakan Dana APBD dan BKK provinsi, harus pertanggungjawabkan secara nyata dengan kwalitas memadai,” tegasnya.

Baca juga: Aparat evakuasi korban tanah longsor di Bangli (video)
 

Pewarta: Adi Lazuardi

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2022