Nusa Dua (Antara Bali) - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menargetkan pada 2014 memiliki sebanyak 500 ribu agen yang sudah bersertifikat dalam industri tersebut.

"Saat ini jumlah agen yang memiliki sertifikat sebanyak 328 ribu di puluhan perusahaan asuransi yang ada di Indonesia," kata Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim, di sela-sela acara top agent award asosiasi tersebut di Nusa Dua, Kamis.

Dicanangkannya target jumlah agen penjual polis asuransi sebanyak itu adalah guna menyasar pontensi pasar seiring dengan meningkatnya jumlah kalangan menengah ke atas di Tanah Air.

Menurut dia, pengembangan agen asuransi adalah prioritas bagi industri tersebut karena produk tersebut harus dapat dijelaskan dengan baik oleh para penjualnya supaya mudah dimengerti dan memberikan pembelajaran bagi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang.

Oleh karena itu, agen asuransi merupakan ujung tombak sosialisasi asuransi jiwa. Tidak hanya hal tersebut potensi berkarir menjadi tenaga penjual itu memiliki prospek yang sangat baik. "Kami yakin akan lebih banyak masyarakat yang tertarik menjadi agen asuransi jiwa karena merupakan profesi yang bergengsi sehingga kami pun optimistis jumlahnya akan sesuai target," ujarnya.

Hendrisman menilai, walaupun banyak agen yang bekerja di berbagai perusahaan asuransi berbeda namun tingkat persaingannya masih dalam koridor yang sehat. Mereka dapat bersaing memperoleh peserta asuransi menggunakan cara yang baik tanpa saling merusak citra yang lainnya.(IGT/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012