Denpasar (Antara Bali) - Koneksi internet melambat menghambat pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) yang mulai dilaksanakan Senin (30/7) di empat daerah, Kabupaten Jembrana, Tabanan, Badung, dan Bangli.
     
"Pelaksanaan uji kompetensi guru sempat mengalami gangguan sehingga menjadi pelaksaan menjadi molor beberapa jam bahkan ada yang dibatalkan dan dijadwal ulang," kata Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Bali, Wayan Sunata, di Denpasar, Selasa.
     
Menurut dia, pelaksanaan ujian secara komputerisasi itu di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tabanan bahkan tidak bisa melaksanakan ujian dan dijadwalkan diulang pada Selasa (31/7).
     
Sementara di beberapa sekolah di empat kabupaten tersebut, pelaksanaan ujian sempat molor beberapa jam, yang seharusnya dimulai pukul 08.00 wita namun baru dimulai pukul 10.00 dan 11.00 Wita.
     
Pihaknya tidak bisa mengantisipasi hal itu karena menyangkut teknis ujian dari pusat. Namun pemerintah daerah hanya bisa menginformasikan keterlambatan kepada pihak pusat.
     
UKG di Bali diikuti 18.778 guru, dengan 17.502 di antaranya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1.127 merupakan guru tetap yayasan. Ujian gelombang kedua akan digelar di kota dan kabupaten lain yakni Buleleng, Gianyar, Karangasem, Klungkung, dan Denpasar pada 6 hingga 10 Agustus 2012. Rencananya tahun 2013, semua guru di Indonesia akan diikutkan untuk menguji kompetensinya.(DWA/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012